ImagoHack7 - Hackathon - Teknik Informatika Universitas Ciputra

ImagoHack7 – Hackathon

//ImagoHack7 – Hackathon

ImagoHack7 – Hackathon

ImagoHack7? acara apa ya ini?

Pada tanggal 7-9 Juli 2017, Universitas Ciputra mengikuti sebuah acara hackathon yang bertajuk ImagoHack7. Acara yang berlangsung selama 3 hari ini bertempat di Wisma Barito Pacific, Tower A Level 1, Jl. Letjen S. Parman Kav. 62-63, Jakarta. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah berupa Hackathon, presentasi proyek, penjurian dan pengumuman pemenang.

Di acara ini anak-anak Tuhan berkolaborasi untuk mengaktivasi talenta-talenta di bidang kreatif, media dan teknologi yang diselaraskan dengan nilai-nilai Kerajaan Allah. Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab tantangan di 7 area kehidupan sehingga melahirkan terobosan inovatif sebagai solusi nyata dalam kehidupan masyarakat, yaitu:

  1. Art & Media (Seni dan Media)
  2. Business
  3. Church & Religion (Gereja dan Kepercayaan)
  4. Development and Poverty (membangun/membantu orang miskin)
  5. Education (Pendidikan)
  6. Family & Health (Keluarga & Kesehatan)
  7. Government & Law (Pemerintahan & Hukum)

Rombongan Peserta ImagoHack7 dari Informatika dan Sistem Informasi Universitas Ciputra

Sejumlah dosen dan mahasiswa dari Universitas Ciputra khususnya dari program studi Teknik Informatika (IMT) dan Sistem Informasi (ISB) berpartisipasi dalam acara ini, yaitu: Ian Budi Kurniawan, Axel Sidharta, Christian, Abia Darma Lemuel, Reinardus Redo Haryono, Hans Christian, David Boy Tonara dan Yuwono Marta Dinata.

Acara dimulai pada tanggal 7 Juli 2017, dimana setibanya peserta di lokasi acara acaara dimulai dengan workshop yang terdiri dari tiga topik yang seringkali dibutuhkan di dunia start up: How to Pitch Your Project Idea by Andy Zain, Presentation Skill by Donna Maria Luntungan, Branding Your Project by Richie Wirjan.

Axel (tengah) - salah satu mahasiswa Informatika UC yang berpartisipasi dalam Imago Hack7

Axel (tengah) – salah satu mahasiswa Informatika UC yang berpartisipasi dalam Imago Hack7

Acara dilanjutkan kemudian dengan pembuatan materi pitching dan pengumpulan ide. Di sesi ini panitia membagikan kertas bagi peserta untuk menuliskan ide mereka dan mempresentasikan kepada peserta lain. Setelah itu dilakukan pembagian kelompok yang dilakukan dengan cara dimana peserta diminta memilih masuk ke peserta yang telah menyampaikan idenya pada saat pitching dan dianggap baik. Salah satu dosen Universitas Ciputra – David Boy Tonara, melakukan pitching tentang ‘Orang Baik’ yg mempunyai konsep bahwa semua orang baik dan benar bisa jadi terang di DPR sehingga bisa membawa perubahan bagi bangsa ini.

Setelah kelompok terbentuk, tahapan berikutnya adalah berdiskusi dengan team yang terbentuk dan membuat perancangan, dimana waktu yang sediakan panitia di hari pertama hingga jam 22.00 wib. Namun demikian, antusiasme peserta terlihat dengan banyaknya team yang masih melanjutkan diskusi hingga beberapa jam kemudian bahkan melewati tengah malam.

Sebagian mahasiswa Informatika (IMT) dan Sistem Informasi (ISB) Universitas Ciputra yang berpartisipasi di Imago Hack7

Sebagian mahasiswa Informatika (IMT) dan Sistem Informasi (ISB) Universitas Ciputra yang berpartisipasi di Imago Hack7

Para peserta dari Universitas Ciputra akhirnya tergabung di team yang berbeda, misalnya: Yuwono Marta Dinata tergabung di team ABBA (alkitab Bicara) – dimana team ini mempunyai kerinduan untuk membagi firman bagi sesama yang low vision, sakit, manula yang sulit baca maupun buta aksara untuk dapat mendengar firman Tuhan. Christian tergabung di Blood Stopper, team ini mempunyai kerinduan untuk menolong orang-orang yang mengalami luka pendarahan untuk bisa segera di hentikan pendarahannya dengan getah pisang.

Suasana Imago Hack 7

Suasana Imago Hack 7

Great Mentors di ImagoHack7

Pada hari kedua, tgl 8 Juli 2017, acara dibuka dengan morning prayer, kemudian dilanjutkan dengan team work plus mentoring team. Acara ini didukung oleh sederet nama yang tidak asing lagi di dunia startup Setiap team dapat memilih maksimal 3 mentor.

ImagoHack7 Mentors

ImagoHack7 Mentors

Pada hari kedua sangat seru dalam pengerjaan projectnya bahkan ada yang pulang pagi dan tidur di tempat acara. Berbagai masukan diberikan mentor sangat bermanfaat untuk pengembangan solusi teknologi informasi dan komunikasi yang diusulkan.

Berfoto bersama Tracy Trinita, salah satu mentor Imago Hack7

Berfoto bersama Tracy Trinita, salah satu mentor ImagoHack7

Pemenang ImagoHack7

Pada hari ke tiga, semua team final bekerja keras untuk menyelesaikan project masing-masing. Setelah waktu habis, para team mempresentasikan hasil karyanya di depan para juri dan seluruh peserta. Hasilnya sebagai pemenang adalah kelompok Blood Stooper dan dan keluar sebagai runner-Up adalah team ABBA.

Yuwono - Dosen Informatika UC team Runner Up Imago Hack 7

Yuwono (paling kanan) – Dosen Informatika UC team Runner Up Imago Hack 7

Sampai jumpa di acara lain!

Pengalaman mengikuti acara ini membuka wawasan para mahasiswa maupun dosen tentang bagaimana berkolaborasi dengan orang yang baru pertama kita temui dan menghasilkan ide bersama-sama. Acara ini juga sangat bermanfaat untuk memperbanyak network dan jaringan pertemanan. Selain itu, juga memberikan pengalaman yang luas untuk membentuk team yang solid dangan beragai macam tantangannya. Tidak ketinggalan pula acara ini membuka wawasan tentang bagaimana membuat dan memulai sebuah start up. Akhirnya, semua kerja keras selama 36 jam ini semoga dapat memberikan sumbangsih yang mungkin meski masih kecil namun mudah-mudahan bermanfaat untuk negara dan kemuliaan Tuhan.

written by: Yuwono 20170313
edited by: SEW 20180313

By |2018-08-13T10:12:42+00:00August 13th, 2017|Berita|

About the Author:

Stephanus Eko Wahyudi adalah dosen Teknik Informatika Universitas Ciputra yang juga bertugas menjadi Head of Department (Kaprodi) di departemen yang sama. Pendidikan sarjana ditempuhnya di Teknik Informatika Universitas Surabaya, sedangkan pasca-sarjana sebagai Master of Multimedia di Monash University Melbourne. Adapun bidang minat riset dan pengembangan adalah di bidang teknologi web based applications, mobile applications, dan multimedia applications.

Leave a Reply